Scroll untuk baca artikel
NewsSuara Banten

273 PKL Jalan Kiasnawi dan Ahmad Yani Direlokasi ke Pasar Anyar, Kupon Mulai Dibagikan

×

273 PKL Jalan Kiasnawi dan Ahmad Yani Direlokasi ke Pasar Anyar, Kupon Mulai Dibagikan

Sebarkan artikel ini
Pemkot Tangerang mulai bagikan kupon ke ratusan PKL Jalan Kiasnawi dan Ahmad Yani yang akan direlokasi ke Pasar Anyar.
Pemkot Tangerang mulai bagikan kupon ke ratusan PKL Jalan Kiasnawi dan Ahmad Yani yang akan direlokasi ke Pasar Anyar.

Suarapena.com, TANGERANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang mulai merealisasikan penataan kawasan Jalan Kiasnawi dan Jalan Ahmad Yani dengan membagikan kupon lapak relokasi kepada ratusan Pedagang Kaki Lima (PKL). Sebanyak 273 pedagang menjadi sasaran program relokasi yang dipusatkan di Pasar Anyar, Kota Tangerang.

Pembagian kupon tersebut dilakukan secara langsung oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang bersama Tramtib Tangerang dan Perumda Pasar Kota Tangerang dalam dua hari terakhir. Langkah jemput bola ini dilakukan untuk memastikan proses penataan kawasan berjalan tertib sekaligus memberikan kepastian tempat usaha bagi para pedagang.

Advertisement
Scroll untuk terus membaca

Kepala Satpol PP Kota Tangerang, Teguh Supriyanto, mengatakan proses pembagian kupon berlangsung lancar. Para pedagang juga menerima dengan baik rencana relokasi tersebut. Bahkan, sejumlah PKL telah mendatangi langsung lokasi lapak baru yang disiapkan di Pasar Anyar.

Berita Terkait:  Sebanyak 10.610 Personel Satpol PP Diterjunkan Guna Amankan Pemilu 2024

“Selama proses pembagian berlangsung lancar, mereka juga telah menerima kuponnya dengan baik. Bahkan, beberapa sudah ada yang melihat langsung area lapak baru yang telah disiapkan di Pasar Anyar,” ujar Teguh, Minggu (1/11/2026).

Ia menjelaskan, kupon relokasi diberikan kepada 273 PKL yang selama ini beraktivitas di sepanjang Jalan Kiasnawi dan Jalan Ahmad Yani. Nantinya, para pedagang akan menempati area khusus di Pasar Anyar yang telah disiapkan dengan fasilitas penunjang untuk mendukung aktivitas perdagangan.

Menurut Teguh, penempatan lapak dilakukan berdasarkan kategori jenis dagangan masing-masing pedagang. Dengan pengelompokan tersebut, diharapkan aktivitas jual beli di lokasi relokasi dapat berlangsung lebih teratur dan nyaman.

“Jemput bola ini bagian dari komitmen kami menyediakan fasilitas yang lebih layak dan representatif untuk berdagang. Kupon lapaknya juga dibagikan berdasarkan kategori jenis dagangannya. Nanti, kami juga akan memfasilitasi bantuan bila diperlukan selama proses relokasi,” tambahnya.

Berita Terkait:  Tak Dilarang Jualan, PKL Cihapit Diminta Ganti Kios Permanen dengan Lapak Bongkar Pasang

Di tengah persiapan relokasi, Pemkot Tangerang juga terus membangun komunikasi dengan para pedagang, khususnya melalui perwakilan koordinator PKL. Pendekatan tersebut dilakukan untuk menyerap aspirasi sekaligus meminimalkan kendala selama proses pemindahan berlangsung.

Teguh menegaskan, pihaknya mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif dalam menindaklanjuti penataan kawasan tersebut. Pemkot Tangerang juga memberikan ruang penundaan relokasi hingga pekan depan agar proses komunikasi dan persiapan dapat berjalan lebih optimal.

“Di sisi lain, kami terus melakukan pendekatan yang humanis kepada perwakilan PKL selama proses penundaan relokasi sampai pekan depan. Semoga langkah ini bisa didukung semua PKL karena manfaatnya bisa dirasakan semua pihak,” katanya.

Melalui relokasi ini, Pemkot Tangerang berharap penataan kawasan Jalan Kiasnawi dan Jalan Ahmad Yani dapat berjalan lebih tertib, sekaligus memberikan tempat berdagang yang lebih layak bagi para PKL tanpa mengabaikan keberlangsungan usaha mereka. (sp/pr)

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suarapena.com | Suara Pena Mata Hati Bangsa

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca