Scroll untuk baca artikel

Par-Pol

Aria Girinaya: Paling Representatif Gedung Golkar Jalan Ahmad Yani

×

Aria Girinaya: Paling Representatif Gedung Golkar Jalan Ahmad Yani

Sebarkan artikel ini
Aria girinaya

SUARAPENA.COM – Pengurus Partai Golkar Kota Bekasi tidak bisa menggelar konferensi pers di dalam Gedung Golkar Jalan Ahmad Yani, Kota Bekasi. Para pengurus Partai hadir sementara posisi semua pintu tergembok, Senin (12/4/2021).

Plt Ketua DPD Partai Golkar Kota Bekasi Aria Girinaya mengaku ingin kembali berkantor di Gedung Golkar Jalan Ahmad Yani melihat latar belakang sejarah.

Advertisement

Scroll untuk terus membaca

“Kami menganggap yang paling representatif bagi kami kantor Golkar di Kota Bekasi yakni di jalan Ahmad Yani,” ungkapnya.

Berita Terkait:  Sejarah Baru, Ade Puspita Kini Pimpin Golkar Kota Bekasi
Konferensi pers pengurus Partai Golkar Kota Bekasi di depan pintu masuk Gedung Golkar Jalan Ahmad Yani.

Di depan pintu Gedung Golkar, Ia mengaku tidak mau ikut campur dalam sengketa hukum terkait kepemilikan kantor DPD Golkar.

Kendati demikian, dirinya tetap menjalankan kegiatan partai di kantor DPD Golkar dengan pertimbangan sejarah kebesaran partai di Kota Bekasi selama ini.

“Saya tidak mau terlibat dalam urusan sengketa hukum dan kami tetap memakai kantor ini, sebab kantor ini sebagai sejarah kebesaran partai Golkar di Kota Bekasi selama ini dan sampai saat ini,” ujar Aria.

Berita Terkait:  Terima Kunjungan Golkar, PDIP Komitmen Bekerja untuk Warga
Andy Salim bicara status Gedung Golkar yang akan dieksekusi

Aria Girinaya beserta Plt Sekeretaris Golkar Amin Fauzi hadir bersama delapan anggota DPRD Kota Bekasi dari fraksi Golkar. Kedatangan mereka diwarnai dengan kemarahan Pengusaha Andy Salim sebagai pemilik gedung tersebut.

“Gedung ini sedang dalam posisi permohonan eksekusi,” kata Andy. (sng)

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suarapena.com | Suara Pena Mata Hati Bangsa

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca