Suarapena.com, BANDUNG – Kota Bandung menambah destinasi wisata seni dan budaya dengan hadirnya Museum Srihadi Soedarsono. Museum ini berlokasi di Jalan Ciumbuleuit No.173 dan mulai menerima pengunjung sejak Juli 2025.
Museum Srihadi Soedarsono menampilkan karya-karya pelukis legendaris Indonesia, Srihadi Soedarsono, yang juga dikenal sebagai dosen Institut Teknologi Bandung (ITB). Selama hidupnya, sebagian besar karya Srihadi tidak dijual, sehingga museum ini menjadi kesempatan langka bagi publik untuk melihat karya-karya pribadinya.
Menurut Puti Devi N, manajemen Museum Srihadi Soedarsono, pengunjung dapat menyaksikan karya utama sang maestro, seperti lukisan Borobudur, Tari Bedoyo, dan Horizon, yang dibuat dengan teknik “oil on canvas” berukuran besar.
“Museum ini menampilkan sekitar 50 karya yang merepresentasikan perjalanan artistik Srihadi Soedarsono,” ujar Puti, Minggu (28/12/2025).
Museum memiliki tiga ruang pamer dan dirancang dengan konsep modern oleh arsitek Andra Matin. Selain menikmati karya seni rupa, pengunjung juga dapat menghargai nilai artistik dari bangunan museum itu sendiri.
Museum ini juga ramah disabilitas dan dilengkapi fasilitas pendukung, seperti ruang multimedia yang menampilkan sketsa perjuangan tahun 1947–1948. Ke depan, ruang ini akan dikembangkan sebagai bank data lukisan dan arsip video liputan Srihadi Soedarsono.
Fasilitas lain yang tersedia antara lain kafe di lantai dua, musala, dan area parkir memadai. Museum Srihadi Soedarsono buka setiap hari pukul 09.00–21.00 WIB. Harga tiket masuk Rp 30.000 pada hari biasa dan Rp 40.000 pada akhir pekan. Pelajar hingga tingkat SMA mendapatkan diskon 50 persen, sedangkan anak di bawah 10 tahun gratis.
Hadirnya museum ini menambah pilihan wisata edukatif di Bandung sekaligus memberikan ruang apresiasi seni bagi masyarakat dan wisatawan. (sp/rer)










