Scroll untuk baca artikel

Par-Pol

Ketua DPR Minta Pemerintah Siapkan Skenario Terburuk Hadapi Omicron

×

Ketua DPR Minta Pemerintah Siapkan Skenario Terburuk Hadapi Omicron

Sebarkan artikel ini

SUARAPENA.COM – Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah mengantisipasi terjadinya kondisi terburuk dampak meningkatnya kasus Omicron di Indonesia.

Menurutnya, pemerintah saat ini harus menyiapkan skenario terburuk varian baru Covid-19 itu.

Advertisement

Scroll untuk terus membaca

“Segala kebutuhan untuk kondisi terburuk sudah harus dilakukan oleh Pemerintah sejak sekarang. Jangan sampai kita gagap apabila terjadi lonjakan besar seperti pertengahan tahun 2021 lalu,” kata Puan di Jakarta, Jumat (7/1/2022).

Politisi PDI Perjuangan itu juga menyatakan, Indonesia tidak boleh lagi mengalami kondisi serba keterbatasan seperti saat varian Delta menyerang.

“Jangan sampai kita kekurangan obat, oksigen, bahkan bed di rumah sakit untuk merawat pasien-pasien Covid. Koordinasi antara pusat dan daerah harus betul-betul optimal, termasuk dengan berbagai lembaga dan instansi terkait,” ungkapnya.

Berita Terkait:  Surpres Jokowi ke DPR Hanya Usulkan Satu Nama Calon Panglima TNI

Berdasarkan informasi yang didapat dari Kementerian Kesehatan, lanjut Puan, total kasus Omicron saat ini sudah ada 254 kasus, di mana 239 di antaranya adalah dari pelaku perjalanan internasional dan 15 kasus transmisi lokal.

“Kami mengimbau agar masyarakat yang memiliki rencana untuk pergi ke luar negeri untuk ditunda sementara waktu. Kasus Omicron sudah kian bertambah dan berdasarkan laporan, pasien terbanyak baru saja melakukan perjalanan dari luar negeri,” tutur Puan.

Saat ini, Indonesia menutup pintu masuk bagi Warga Negara Asing (WNA) asal 14 negara termasuk Afrika Selatan, Norwegia, Perancis, Inggris dan Denmark.

Indonesia juga menambah durasi karantina untuk pelaku perjalanan luar negeri yang baru tiba di Tanah Air, baik WNI maupun WNA, menjadi 7 dan 10 hari.

Berita Terkait:  Puan Tegaskan Pentingnya Pengendalian Harga Komoditas Jelang Akhir Tahun

“Penerapan karantina terhadap pelaku perjalanan dari luar negeri harus terus dengan pengawasan ketat. Kita harapkan semua pihak mematuhinya, termasuk para pejabat,” pintanya.

Meski begitu, legistator dapil Jawa Tengah V tersebut mengimbau masyarakat untuk tidak panik.

Pasalnya, vaksin Covid-19 yang ada saat ini, termasuk Sinovac, masih efektif memberikan perlindungan terhadap penyakit parah, rawat inap, dan kematian akibat infeksi varian Omicron. 

“Yang paling terpenting adalah bagaimana kita semua menjaga pola hidup yang sesuai dengan protokol kesehatan.

Jangan sampai abai dan hindari pontensi-potensi terjadinya penularan virus. Dan masyarakat harus mendapatkan vaksinasi sehingga perlindungan diri dari serangan Omicron bisa lebih baik,” pungkasnya. (Sng/Bo)

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suarapena.com | Suara Pena Mata Hati Bangsa

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca