Scroll untuk baca artikel

PemerintahanSuara Jateng

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Raih Insentif Fiskal Rp5,97 Miliar atas Penurunan Stunting

×

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Raih Insentif Fiskal Rp5,97 Miliar atas Penurunan Stunting

Sebarkan artikel ini
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Raih Insentif Fiskal Rp5,97 Miliar atas Penurunan Stunting
Penyerahan penghargaan olehWakil Presiden RI KH Ma’ruf Amin bersama Menteri Keuangan Sri Mulyani, kepada Pj Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana.

Suarapena.com, JAKARTA – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah meraih insentif fiskal sebesar lebih dari Rp5,97 miliar sebagai penghargaan atas prestasi dalam menurunkan angka stunting. Provinsi ini menduduki peringkat kedua setelah DKI Jakarta dalam hal penurunan angka stunting.

Prestasi ini diakui dalam Surat Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 350 tahun 2023 tentang Rincian Alokasi Insentif Kinerja Fiskal Tahun Berjalan, Kategori Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat pada Tahun Anggaran 2023 menurut Provinsi/ Kabupaten/ Kota.

Advertisement

Scroll untuk terus membaca

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Wakil Presiden RI KH Ma’ruf Amin bersama Menteri Keuangan Sri Mulyani, kepada Pj Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana. Acara penyerahan penghargaan berlangsung di Istana Wakil Presiden pada Jumat (6/10/2023) sore.

Berita Terkait:  Pemerintah Alokasikan Anggaran Penurunan Stunting 2022 Rp44,8 triliun

Wapres Ma’ruf Amin memberikan apresiasi kepada semua daerah yang berhasil meraih penghargaan ini karena telah menunjukkan kinerja yang baik. Menurutnya, penghargaan ini harus menjadi motivasi untuk berkontribusi lebih besar lagi.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, prevalensi stunting di Indonesia pada tahun 2022 adalah 21,6%, turun secara signifikan dari angka 30,8% pada tahun 2018.

Wapres berharap bahwa pencapaian ini bukanlah tujuan akhir, tetapi menjadi pemicu untuk berkontribusi lebih besar lagi. Dia juga menekankan bahwa masih ada target yang harus dicapai, yaitu prevalensi stunting 14% pada tahun 2024.

Berita Terkait:  Jateng Targetkan 14 persen Angka Stunting Turun pada 2023

Untuk mencapai target tersebut, tantangannya tidaklah mudah. Terlebih lagi, tahun 2024 adalah tahun politik. Oleh karena itu, tugas kita saat ini adalah memastikan bahwa pergantian kepemimpinan di pusat dan daerah tetap memprioritaskan penurunan stunting sebagai prioritas pembangunan.

Menurut Wapres, pelajaran dari pelaksanaan program penurunan stunting selama empat tahun terakhir menunjukkan bahwa komitmen politik yang tinggi dari para pemimpin di pusat dan daerah sangat penting. Komitmen politik ini akan membantu memastikan mobilisasi sumber daya yang diperlukan, mendorong perbaikan koordinasi di lapangan, dan implementasi program yang tepat sasaran. (ui/sng)

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suarapena.com | Suara Pena Mata Hati Bangsa

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca