Scroll untuk baca artikel

News

PP Syarikat Islam: Alasan Singapura Tolak UAS Gambaran Islamophobia

×

PP Syarikat Islam: Alasan Singapura Tolak UAS Gambaran Islamophobia

Sebarkan artikel ini
Ketua Desk Anti islam phobia PP Syarikat Islam Ferry Juliantono
Ketua Desk Anti islam phobia PP Syarikat Islam Ferry Juliantono

SUARAPENA.COM – Kejadian yang menimpa pendakwah Ustaz Abdul Somad (UAS) belum lama ini terkait ‘penolakan kedatangannya’ ke Siangapura mendapat respon dari khalayak.

Alasan pemerintah Singapura menolak kedatangan pendakwah fenomenal ini tak dapat diterima publik secara umum di Indonesia, salah satunya organisasi masyarakat seperti Syarikat Islam.

Advertisement

Scroll untuk terus membaca

Ketua Desk Anti islam phobia PP Syarikat Islam Ferry Juliantono mengatakan, sikap resmi pemeritah Singapura yang disampaikan Kementerian Dalam Negeri atau Ministry of Home Affair (MHA) justru menunjukkan kepribadian bangsa tersebut.

“Alasan Singapura melakukan deportasi kepada Ustaz Abdul Somad sangat menggambarkan sikap islamophobia negara Singapura,” ujar Ferry dalam keterangan tertulisnya yang diterima redaksi, Rabu (18/5/2022).

Berita Terkait:  Syarikat Islam Dorong Pemilu 2024 Tanpa Islamophobia

Sikap islamphobia Singapura menurut Ferry sangat terlihat saat MHA menjadikan pandangan UAS tentang Palestina sebagai alasan deportasi.

“Ini sangat bertentangan dengan sikap bangsa Indonesia yang sejak dulu telah memperjuangkan kemerdekaan Palestina. Sebagai perwujudannya Indonesia menolak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel,” katanya.

Ferry yang merupakan politisi partai Gerindra ini juga tak sepaham dengan pemerintah Singapura mendeportasi UAS dengan mengaitkan isi ceramah tersebut tentang penggunaan bom bunuh diri di Palestina.

“Pernyataan UAS tentang penggunaan bom bunuh diri misalnya adalah karena hal itu menjadi suatu cara yg diperbolehkan dalam situasi perang.

Apalagi Dunia Internasional tahu bahwa bangsa Palestine mengalami embargo dan mengalami penindasan militer dari Israel,” ungkapnya.

Berita Terkait:  Syarikat Islam Dorong Pemilu 2024 Tanpa Islamophobia

“Dan banyak negara mendukungnya. Termasuk Singapura yang masih tetap menjalin hubungan dengan negara Israel,” imbuh Ferry.

Oleh sebab itu, PP Syarikat Islam mendesak pemerintah Singapura untuk:

1. Pemerintah Singapura meminta maaf kepada Pemerintah Indonesia soal UAS

2. Pemerintah harus memanggil Dubes Indonesia Untuk memberi penjelasan

3. Kepolisian dalam hal ini untuk mengevaluasi kembali kebijakan tentang radikalisme, terorisme yg kurang relevan dan seringkali dijadikan sebagai referensi didalam negeri maupun pihak luar negeri

4. Pemerintah Indonesiadan bangsa Indonesia harus ambil langkah aktif mendukung resolusi PBB tentang Anti Islam Phobia agar persatuan bangsa dan kerukunan hidup umat beragama khususnya di Indonesia tercipta dengan lebih baik. (Bo/cr02)

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suarapena.com | Suara Pena Mata Hati Bangsa

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca