Hijrah tak pernah berat, yang membuatnya berat mungkin karena kita merasa lebih baik dari orang-orang yang kita anggap belum hijrah. Padahal hijrah tak membuat kita lantas jadi suci, kita sama-sama kotor. Bedanya, sekarang kita kenakan pakaian religius, yang sebelumnya tak seperti itu.
Lebih mengerikan lagi, ketika hijrah kita menghakimi orang lain, padahal bisa jadi orang lain itu juga dalam proses hijrah. Bedanya kita banyak berkata-kata, sementara orang yang kita hakimi itu bisa jadi tak bisa berkata-kata lagi, karena bisanya lebih banyak menangis di hadapan Rabbnya. Ia sibuk beramal dan bergerak dalam keteladanan. Hijrah tak pernah berat sob, yakinlah. Wallahu’alam. (*)










