Suarapena.com, BANDUNG – Menjelang mudik lebaran Idulfitri, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung mengimbau warga yang akan meninggalkan rumah untuk memastikan keamanan tempat tinggalnya selama ditinggal.
Kepala Satpol PP Kota Bandung, Bambang Sukardi, mengatakan warga sebaiknya berkoordinasi dengan pengurus lingkungan setempat, terutama RT dan RW, agar rumah yang kosong dapat terpantau dengan baik.
“Warga yang akan mudik sebaiknya melapor kepada pengurus RT atau RW setempat. Sampaikan kapan berangkat, kapan kembali, serta tinggalkan nomor telepon yang bisa dihubungi,” kata Bambang, Rabu (11/3/2026).
Menurut dia, langkah tersebut penting agar rumah yang ditinggalkan dapat didata dan dipantau oleh pengurus lingkungan selama pemiliknya berada di luar kota.
Selain itu, Bambang juga mengingatkan masyarakat untuk memastikan kondisi rumah dalam keadaan aman sebelum bepergian. Beberapa hal sederhana yang perlu diperhatikan antara lain mematikan dan mencopot tabung gas, memastikan kompor dalam kondisi aman, serta tidak meninggalkan makanan basah di dalam rumah.
Ia juga mengimbau warga untuk membuang sampah sebelum meninggalkan rumah agar tidak menimbulkan masalah selama rumah kosong.
“Pastikan rumah dalam kondisi bersih sebelum ditinggalkan. Hal-hal kecil seperti ini penting agar tidak menimbulkan persoalan saat rumah kosong,” ujarnya.
Bambang juga mengingatkan masyarakat agar mempersiapkan perjalanan mudik dengan baik dan mengutamakan keselamatan selama di perjalanan.
Di sisi lain, Satpol PP Kota Bandung memastikan tetap bersiaga selama periode libur lebaran Idulfitri. Pengamanan akan dilakukan mulai satu minggu sebelum hingga satu minggu setelah hari raya.
“Kami akan berkoordinasi dengan berbagai pihak. Nanti akan ada posko bersama yang melibatkan Polrestabes, Kodim, serta unsur lainnya. Satpol PP juga akan menempatkan personel di posko-posko tersebut untuk membantu pengamanan,” kata Bambang.
Selain penempatan personel di posko terpadu, Satpol PP juga akan melakukan patroli rutin pada siang dan malam hari. Patroli tersebut dilakukan bersama Satgas Linmas di 151 kelurahan dan 30 kecamatan di Kota Bandung.
Bambang berharap kolaborasi tersebut dapat menciptakan rasa aman bagi masyarakat, baik bagi warga yang mudik maupun yang tetap beraktivitas di Kota Bandung selama masa libur lebaran Idulfitri.
“Tahun lalu ada sekitar 24 posko terpadu yang disiapkan. Untuk tahun ini jumlah pastinya masih menunggu konfirmasi. Namun yang jelas pengamanan akan tetap kami lakukan secara maksimal,” pungkasnya. (sp/ky)










